Pocky (ポッキー, pokkī) adalah biskuit tradisional Jepang yang diproduksi oleh Ezaki Glico sejak 1965, yang terdiri dari stik manis yang dilapisi cokelat atau rasa spesial lainnya. Kata “Pocky” adalah onomatope dari suara yang dibuat ketika stik tersebut patah menjadi dua.
Seiring berjalannya tahun, berbagai rasa Pocky diluncurkan, seperti stroberi, melon, jeruk mandarin, kiwi, mangga, anggur, madu, dan lainnya. Beberapa adalah edisi spesial, regional, atau musiman.
Rekomendasi baca: Belajar 200 Onomatope Jepang
Sejarah Pocky
Semua dimulai pada tahun 1922, ketika perusahaan Jepang Ezaki Glico Co. Ltd. meluncurkan karamel Glico-nya. 44 tahun kemudian, Pocky lahir. Stik cokelat ini telah menjadi bagian dari kehidupan Jepang sejak 1966 dan telah dinikmati oleh generasi keluarga.
Menurut legenda, Pocky diciptakan oleh Yoshiaki Koma, seorang karyawan Glico, yang memutuskan untuk mencelupkan stik biskuit ke dalam cokelat sebagai cara untuk memanfaatkan kelebihan cokelat dari produksi lini produk lain perusahaan. Eksperimen ini akhirnya melahirkan salah satu camilan paling populer di Jepang.
Saat ini, Pocky telah berkembang di seluruh dunia dan menjual produknya di China, Korea Selatan, Thailand, Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Taiwan, India, Prancis, Belgia, Jerman, Italia, Spanyol, Austria, Swiss, AS, Kanada, Australia, dan lainnya. Sayangnya, Brasil tidak ada dalam daftar ini. Namun, mungkin ditemukan di acara-acara dan toko-toko yang mengkhususkan diri pada produk Jepang, dengan harga yang cukup mahal.

Arti Pocky
Nama “Pocky” terinspirasi oleh suara “pokkin” dalam bahasa Jepang, yang merupakan suara yang dibuat biskuit saat patah menjadi dua. Seiring berjalannya tahun, Pocky telah menjadi ikon budaya di Jepang dan tempat lain di Asia, sering ditampilkan dalam film, anime, dan program televisi. Selain itu, camilan ini juga telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia dan dijual secara luas di toko serba ada dan supermarket di banyak negara.
Anda dapat menemukan garis waktu dengan sejarah Pocky dan perusahaan Glico dengan mengklik di sini.
Glico Pretz – Stik Asin
Glico Pretz adalah camilan asin berbentuk stik, diproduksi oleh perusahaan Jepang Glico, perusahaan yang sama yang bertanggung jawab atas pembuatan Pocky. Berbeda dengan Pocky, yang dilapisi cokelat, Pretz adalah biskuit tanpa lapisan, dengan rasa asin.
Pretz pertama kali diluncurkan di Jepang pada tahun 1962, dan sejak itu telah menjadi camilan populer di seluruh negeri dan di tempat lain di dunia. Pretz dikenal dengan teksturnya yang renyah dan rasa asinnya, dan hadir dalam berbagai rasa, termasuk bawang, keju, tomat, pizza, wasabi, dan lainnya.

Apa Perbedaan Pocky dan Pepero?
Pocky dan Pepero adalah dua jenis camilan stik yang dilapisi cokelat atau rasa lainnya, sangat populer di negara-negara Asia, seperti Jepang dan Korea Selatan, masing-masing.
Meskipun kedua camilan ini memiliki penampilan dan konsep yang serupa, ada beberapa perbedaan di antara mereka.
Perbedaan utama adalah Pocky diproduksi oleh perusahaan Jepang Glico, sementara Pepero diproduksi oleh perusahaan Korea Selatan Lotte. Selain itu, resep masing-masing mungkin sedikit berbeda, dengan perbedaan halus dalam rasa dan tekstur.
Perbedaan lain adalah cara kedua camilan tersebut dipasarkan. Pepero umumnya dijual dalam kotak yang lebih besar, sementara Pocky sering dijual dalam kotak dengan beberapa paket individual.
Dalam hal popularitas, kedua camilan ini memiliki basis penggemar yang setia di negara asalnya masing-masing dan di seluruh dunia.

Fakta Menarik tentang Pocky
Hari Pocky: Di Jepang, tanggal 11 November (11/11) dikenal sebagai “Hari Pocky”, karena tanggal tersebut menyerupai stik Pocky. Pada hari itu, orang-orang biasanya saling bertukar kotak Pocky dengan teman dan keluarga sebagai tanda persahabatan.
Variasi eksklusif: Meskipun ada banyak rasa Pocky yang berbeda di seluruh dunia, beberapa variasi eksklusif untuk wilayah tertentu. Misalnya, di Jepang, Anda dapat menemukan rasa seperti ubi jalar, yogurt bluberi, dan teh susu.
Pocky Game: “Pocky Game” adalah permainan populer di kalangan remaja Jepang di mana dua pemain memegang stik Pocky dengan mulut mereka dan mencoba memakannya secara bersamaan, meninggalkan hanya sebagian kecil stik yang tersisa.
Rekor Dunia: Mosaik stik biskuit terbesar berukuran 50,92 m2 dan dibuat oleh Ezaki Glico Co., Ltd. (Jepang) di Nihonbashi Mitsui Hall, di Chuo, Tokyo, Jepang. Terdiri dari 1.307.208 stik biskuit cokelat pink dengan rasa susu dan stroberi, dan membutuhkan 240 orang 48 jam untuk membuatnya!
Versi untuk hewan peliharaan: Glico menciptakan versi Pocky untuk hewan peliharaan, disebut “Pocky for Pets”, yang dibuat dengan bahan-bahan aman untuk anjing dan kucing, seperti ayam dan salmon.
Desain ikonik: Kemasan dan desain Pocky telah menjadi ikonik, dengan kemasan berwarna-warni dan sempit yang berisi serangkaian stik yang dilapisi cokelat, menjadikannya ikon budaya di Jepang dan negara-negara Asia lainnya.

Daftar Rasa Pocky
Ada banyak rasa Pocky yang berbeda, dengan variasi yang tersedia di berbagai negara. Berikut adalah daftar beberapa rasa Pocky yang paling populer:
- Cokelat susu
- Stroberi
- Matcha (teh hijau bubuk)
- Cookies and Cream
- Cokelat putih
- Kacang tanah
- Karamel
- Framboes
- Tiramisu
- Pisang
- Susu kental manis
- Melon
- Teh Susu
- Bubuk Kakao
- Selai kacang
- Kacang kenari
- Lemon
- Anggur
- Labu
- Persik
- Cokelat Pahit
- Teh Hijau
- Kelapa
- Susu
- Cokelat Ganda
- Blueberry
- Nanas
- Jeruk
- Semangka
- Apel Hijau
- Lada merah muda
- Jahe
- Teh wijen hitam
- Kakao putih
- Vanila
- Kacang mete
- Bluberi
- Kemiri
- Aprikot
- Cheesecake
Ini hanya beberapa rasa Pocky yang tersedia, dan rasa baru sering diluncurkan untuk memenuhi permintaan konsumen. Perlu dicatat bahwa beberapa rasa mungkin eksklusif untuk waktu, wilayah, atau negara tertentu.
Lihat di bawah bagaimana Pocky Diproduksi:
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar