Condimento atau bumbu adalah zat (herba, sayuran, cabai) yang menambah rasa, aroma, dan warna pada makanan. Di Brasil umumnya menggunakan kunyit, bawang putih, bawang merah, dan banyak garam. Dan di Jepang? Apa bumbu utama Jepang?
Di Jepang, bumbu atau condiment disebut supaisu [スパイス] atau kooushinryou [香辛料]. Dalam artikel ini, kita akan melihat bumbu, bahan, atau penyedap utama yang digunakan dalam masakan Jepang.
Di antara bahan-bahan umum, Jepang biasanya menggunakan cuka, lemon, jahe, dan bumbu lainnya untuk memberikan kekayaan rasa pada hidangannya. Mari kita lihat daftar dan ringkasan singkat tentang masing-masingnya.
Furikake – Campuran bumbu
Furikake adalah bumbu kering yang biasanya dikonsumsi di atas nasi putih atau dicampur. Terbuat dari bahan-bahan kering dan halus, dan biasanya berwarna-warni dan berkilau.
Furikake adalah campuran ikan kering dan halus, biji wijen, almond, dan berbagai bahan bervariasi. Ditemukan dalam puluhan varietas di supermarket dan konbini di Jepang.

Shoga – Jahe Parut
Shoga adalah salah satu jenis jahe parut yang hadir di sebagian besar hidangan Jepang, dengan tujuan memberikan kekayaan dan rasa.
Jahe sangat penting dalam masakan Jepang dan dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, mulai dari utuh, parut, cincang, saus, dll.

Misso – Pasta fermentasi
Misso – Pasta yang dibuat dari fermentasi beras, jelai, dan kedelai yang dapat memiliki rasa berbeda. Larut dalam air panas dan biasanya dicampur dengan sayuran, dan untuk membuat resep sup seperti missoshiru, tonjiru, dll.

Curry – Bumbu India
Curry – Orang Jepang biasanya makan banyak curry, yang menghasilkan berbagai jenis seperti batangan dan bubuk. Akhirnya hadir dalam berbagai jenis hidangan.

Katsuobushi – Ikan bonito kering
Katsuobushi – Daging ikan bonito kering dalam kaleng dan parut yang biasanya hadir dalam hidangan seperti okonomiyaki, takoyaki, salad, dan berbagai lainnya.

Karashi – Mustard Jepang
Karashi – Karashi adalah versi Jepang dari mustard, berbeda dari wasabi ini benar-benar pedas dan akan membuat mulut Anda terasa panas. Terkadang bisa dicampur dengan wasabi dan biasanya disajikan dengan hidangan seperti tempurá, tonkatsu, oden, natto, dan gyoza.

Wasabi – Akar kuat
Wasabi – Salah satu bumbu paling terkenal dalam masakan Jepang bagi orang Barat. Wasabi adalah akar kuat yang biasanya dikonsumsi dengan sushi dan sashimi, tetapi juga menjadi bagian dari berbagai resep lain dan dapat ditemukan dalam bentuk pasta, bubuk, akar, dll. Beberapa bahkan mengira itu cabai atau merasa pedas, tetapi rasanya unik dan menyengat di mulut.

Rayu – Minyak cabai
Rayu (ラ ー æ²¹) – Minyak cabai Jepang, biasanya ditemukan di rumah ramen, karena mengharumkan ramen dan gyoza.

Shichimi Togarashi – Bumbu cabai
Shichimi Togarashi – Tujuh rasa, bumbu umum yang biasanya ditemukan di restoran untuk diletakkan di atas hidangan. Terdiri dari 7 bahan yang biasanya adalah cabai chili, kulit jeruk, wijen hitam, wijen putih, cabai Jepang, rumput laut, dan jahe.

Ponzu – Saus lemon
Ponzu – Saus berbasis lemon dan buah jeruk dengan rasa asam dan konsistensi tipis. Saus ini biasanya digunakan dalam berbagai hidangan seperti panekuk Korea, hamburger, daging, dll.

Tsuyu – Saus mi
Tsuyu – Saus terkenal yang digunakan untuk merendam makanan seperti soba, udon, somen, dll. Ada berbagai variasi, disarankan untuk menambahkan air karena asin dan kuat.

Sake – Sake
Sake atau saquê – Meskipun merupakan minuman yang dibuat dari beras, ia biasanya digunakan dalam berbagai resep Jepang untuk membumbui panggang, rebus, saus, dan berbagai hidangan lainnya.

Mirin – Anggur beras
Mirin – Anggur yang dibuat dari beras, mirip dengan sake, tetapi dengan kadar alkohol lebih rendah. Digunakan untuk memaniskan hidangan, mengurangi bau, dan memberikan kilau pada beberapa hidangan dan sayuran.

Shoyo – Saus kedelai
Shouyu – Saus kedelai Jepang yang terkenal yang biasanya digunakan sebagai bumbu pada sebagian besar makanan Jepang untuk menggantikan garam. Ada berbagai jenis saus kedelai yang berbeda, masing-masing untuk tujuan tertentu.

Komezu, Awasezu, Kurozu – Cuka beras
Cuka beras – Ada berbagai variasi seperti komezu, awasezu, kurozu. Dapat digunakan dalam berbagai hidangan, salad, acar, dll.

Selain bumbu dan condiment, ada berbagai bahan yang menjadi bagian dari masakan Jepang seperti rumput laut, tofu, jamur, plum acar, katsuobushi, dll.
Saya harap Anda menyukai artikel ini, jangan lupa untuk membagikannya dengan teman dan meninggalkan komentar Anda. Beri tahu kami jika Anda ingat bumbu atau condiment Jepang lainnya yang patut diingat.
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar