Anda tidak tahu apa yang harus diberikan sebagai hadiah untuk anak Jepang? Kami akan memperkenalkan item mainan terbaru yang populer di kalangan anak-anak! Kemungkinan Anda akan puas sangat besar!
Bagaimana anak-anak Jepang bersenang-senang?
Beberapa orang akan langsung memikirkan permainan komputer dan aktivitas luar ruangan lainnya, seperti sepak bola, bersepeda, atau tenis. Tetapi bentuk hiburan bervariasi tergantung pada negara dan periode waktu. Permainan dan aktivitas Jepang akan disajikan dalam artikel ini, pilih satu dan mulailah bersenang-senang!
Mainan Jepang
Beberapa mainan edukatif Jepang, seperti banyak elemen lain dari budaya Jepang, memiliki asal-usulnya dalam tradisi Tionghoa. Permainan yang dipinjam dari tetangga asing telah dimanfaatkan oleh generasi-generasi Jepang selama bertahun-tahun, yang memodifikasi versi aslinya, menciptakan tradisi hiburan mereka sendiri.
Meskipun popularitas permainan komputer dan bentuk hiburan berteknologi tinggi lainnya semakin meningkat, beberapa permainan masih dihargai oleh anak-anak Jepang modern. Kenali mainan Jepang yang paling khas dan lihat seberapa banyak mereka berbicara tentang budaya Negeri Matahari Terbit.
1 – Layang-layang – Tako
Dipercaya bahwa layang-layang diperkenalkan ke Jepang oleh para biksu Buddha yang datang dari Tiongkok pada periode Nara (710-794 M). Ada banyak gaya dan jenis layang-layang yang berbeda, sebenarnya, setiap wilayah Jepang memiliki bentuk khasnya sendiri. Dekorasi biasanya menggambarkan karakter dari folklor Jepang atau memiliki beberapa makna religius atau simbolis.

2 – Kartu Pokémon
Kotak premium terbaru “Pokémon” berisi semua produk yang diperlukan untuk pertarungan Pokémon, sehingga menarik untuk dinikmati pertarungan tersebut. Ini juga merupakan permainan kartu di mana Anda dapat meningkatkan kemampuan penalaran Anda dengan mengumpulkan karakter dan memikirkan kondisi untuk memainkan permainan tersebut.

3 – Koma
Koma, atau sederhananya gasing Jepang, berbeda dengan versi Eropa, berputar diaktifkan oleh tali yang dililitkan di sekelilingnya. Mainan berputar ini menghibur elit Jepang sudah pada era Heian (794-1192) dan, selama berabad-abad, menerima banyak versi berbeda. Beberapa bersiul, yang lain digunakan untuk menggambar, dan yang lain lagi digunakan untuk bersenang-senang, disebut beigoma.

4 – Kendama
Mainan keterampilan ini datang dari Jepang yang berasal dari Tiongkok, tetapi prototipenya kemungkinan besar dibuat di Prancis.
Terdiri dari pegangan berbentuk salib dengan satu ujung dan tiga dasar, dan sebuah bola dengan lubang yang dihubungkan kepadanya oleh seutas benang. Meskipun strukturnya sederhana, Kendama memungkinkan Anda melakukan sekitar 100 trik berbeda. Kendama bukan hanya mainan untuk anak-anak, juga memiliki banyak pengikut di antara orang dewasa.

5 – Go (碁)
Salah satu permainan papan tertua di dunia. Permainan ini dimainkan di papan persegi yang dipotong oleh 19 garis horizontal dan 19 vertikal dengan batu putih dan hitam (pipih 22 mm diameter dan 7 mm tinggi). Para pemain menempatkan batu secara bergantian di persimpangan garis. Tujuan permainan adalah untuk mendapatkan wilayah sebanyak mungkin. Area yang ditangkap terdiri dari bidang bebas yang dikelilingi oleh “batu” milik sendiri.

6 – Shogi (将 棋)
Shogi adalah catur Jepang yang dimainkan di papan 9 × 9. Pemain shogi Sente (hitam) dan Gote (putih) masing-masing memiliki 20 pion dengan ukuran sedikit berbeda, yang ditandai dengan kanji. Permainan ini berbasis giliran. Karakteristik shogi adalah dimungkinkan untuk menempatkan salah satu bidak “mati” kembali ke papan di tempat giliran berikutnya, dan setiap giliran harus memeriksa raja.

7 – Origami
Di antara banyak jenis permainan Jepang, origami, yang secara harfiah berarti “lipat kertas”, layak mendapat perhatian khusus. Anda tidak memerlukan peralatan khusus untuk membuat origami. Yang Anda butuhkan hanyalah selembar kertas persegi dan sedikit imajinasi.
Di Jepang, seni melipat kertas memiliki tradisi yang sangat panjang. Dekorasi kertas menyertai surat dan hadiah yang dikirim oleh samurai dan bangsawan, merujuk pada tradisi ini origami adalah aktivitas rekreasi populer untuk anak-anak. Namun, Yoshizawa Akira (1911-2005), meningkatkan origami ke tingkat seni.

Kesimpulan
Di Jepang, selama berabad-abad, anak-anak bermain dengan kendama atau gasing, atau menerbangkan layang-layang tako. Permainan, permainan, dan mainan tradisional diturunkan dari generasi ke generasi.
Beberapa permainan membutuhkan keterampilan dan presisi, yang lain membutuhkan pemikiran logis dan perencanaan terlebih dahulu dari selusin atau lebih gerakan lawan berikutnya. Untuk menjadi juara, seseorang harus memiliki kesabaran dan pada saat yang sama, penasaran untuk mengetahui berapa banyak teknik dan cara bermain yang dapat ditawarkan oleh sebuah permainan!
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar