Apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana huruf “L” dalam bahasa Jepang? Biasanya huruf ini diwakili oleh keluarga hiragana “ル”. Bertentangan dengan apa yang dipikirkan beberapa orang, bahasa Jepang secara asli tidak memiliki huruf “L”, sehingga mereka mengganti L dengan “R”.
Yaitu, lelucon tanpa humor yang biasanya dilakukan orang Brasil terhadap orang Asia tentang “pastel de frango”, hanya berfungsi dengan orang Cina. Orang Cina yang tidak bisa mengucapkan “R”, sedangkan orang Jepang asli akan mengatakan “PASUTERU DE FURANGO”.
Dalam alfabet Jepang, tidak ada huruf yang sesuai dengan suara “L”. Ini terjadi karena bahasa Jepang, yang menggunakan sistem penulisan hiragana, katakana, dan kanji, tidak memiliki suara yang mewakili “L” secara tepat.
Untuk mengadaptasi kata-kata asing yang mengandung “L”, orang Jepang biasanya mengganti suara ini dengan “R”, yang merupakan suara terdekat yang ada dalam bahasa Jepang.
Dalam artikel ini, kita akan memeriksa bagaimana suara “L” diintegrasikan ke dalam bahasa Jepang, adaptasi fonetik, contoh kata-kata asing yang dimodifikasi, dan keunikan lain yang terkait dengan bahasa tersebut.

Huruf “L” dalam Bahasa Jepang
Dalam bahasa Jepang, bukan hanya katakana “ル” yang digunakan untuk mewakili suara “L” dalam kata-kata asing; seluruh keluarga kana dari baris “R” (ラ行) digunakan untuk adaptasi ini. Silabari Jepang terdiri dari suku kata, bukan suara terisolasi seperti dalam beberapa bahasa lain. Ini berarti setiap kana mewakili kombinasi konsonan + vokal, dan bukan hanya suara konsonan tunggal.
Misalnya, untuk mengadaptasi kata-kata asing dengan suara “L”, orang Jepang menggunakan kana seperti “ラ” (ra), “リ” (ri), “ル” (ru), “レ” (re), dan “ロ” (ro), mengganti “L” dengan “R”. Adaptasi ini diperlukan karena bahasa Jepang tidak memiliki suara terisolasi yang setara dengan “L”, dan struktur silabel bahasa memerlukan integrasi suara-suara ini dalam aturan fonetik yang ada. Oleh karena itu, kata seperti “Light” menjadi “ライト” (Raito), menggunakan “ラ行” untuk meniru suara “L”.
Mengubah “L” menjadi “R”
Biasanya transformasi suku kata dengan “L” dalam bahasa Jepang berfungsi sebagai berikut:
- LA > RA (ラ)
- LI > RI (リ)
- LU > RU (ル)
- LE > RE (レ)
- LO > RO (ロ)
- L > RU (ル)
Pengucapan “L” atau “R” dalam Bahasa Jepang
Pengucapan “R” dalam bahasa Jepang adalah suara menengah antara “L” dan “R”. Suara ini dihasilkan dengan lidah menyentuh langit-langit mulut dengan lembut, dekat dengan gigi depan, mirip dengan suara “d” atau “l” yang sedikit digulung.
Pengucapan ini lebih lembut dan kurang bergetar dibandingkan “R” bahasa Portugis. Misalnya, dalam kata seperti “ラーメン” (Rāmen), pengucapan “ラ” adalah sesuatu antara “ra” dan “la”, yang mungkin terdengar berbeda bagi penutur bahasa yang jelas membedakan antara suara “R” dan “L”.

Kata-kata dengan “L” dalam Bahasa Jepang
Cara terbaik untuk memahami huruf “L” dalam bahasa Jepang adalah dengan contoh kata-kata asing yang ditulis dengan “L”. Mari kita lihat bagaimana kata-kata ini diadaptasi ke penulisan Jepang:
- エレベーター (Erebētā) – Elevator
- コントロール (Kontorōru) – Control
- バレーボール (Barēbōru) – Volleyball
- フィルム (Firumu) – Film
- ゴール (Gōru) – Goal
- パネル (Paneru) – Panel
- オリジナル (Orijinaru) – Original
- エレクトリック (Erekutorikku) – Electric
- ガール (Gāru) – Girl
- ラベル (Raberu) – Label
- メタル (Metaru) – Metal
- モジュール (Mojūru) – Module
Kebanyakan kata-kata di atas berasal dari bahasa Inggris, perhatikan bahwa huruf “L” diganti dengan katakana “ル”.

Nama Jepang dengan L
Cara lain untuk memahami bagaimana mengadaptasi huruf “L” untuk bahasa Jepang adalah melalui adaptasi nama, mari kita lihat beberapa nama asing dengan “L” yang ditulis dalam bahasa Jepang:
- レオナルド (Reonarudo) – Leonardo
- エリザベス (Erizabesu) – Elizabeth
- アレックス (Arekkusu) – Alex
- ルーカス (Rūkasu) – Lucas
- ミカエラ (Mikaera) – Michaela
- カルロス (Karurosu) – Carlos
- アリス (Arisu) – Alice
- オリバー (Oribā) – Oliver
- ラウラ (Raura) – Laura
- ダニエル (Danieru) – Daniel
- ローレンス (Rōrensu) – Lawrence
- サミュエル (Samyueru) – Samuel
- ヘレン (Heren) – Helen
- ローラ (Rōra) – Lola
- ガブリエル (Gaburieru) – Gabriel
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
Por que não existe a letra “L” no japonês?
É difícil para os japoneses aprenderem a pronunciar o “L”?
Existem outras letras que também não existem no japonês?
Como os japoneses aprendem palavras estrangeiras com “L”?
É comum ver palavras estrangeiras no dia a dia japonês?
Saya harap artikel ini telah menjawab semua keraguan Anda mengenai huruf “L” dalam bahasa Jepang! Jika Anda menyukainya, jangan lupa untuk membagikannya dan mengenal kursus bahasa Jepang kami di Suki Desu.
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar