Apakah Anda berani memakan ikan yang jika tidak disiapkan dengan cara yang benar bisa membunuh Anda? Ikan fugu, juga dikenal sebagai baiacu, bisa sangat berbahaya karena racun yang ditemukan di tubuhnya. Ia mengandung jumlah letal dari tetrodotoksin beracun di organ dalamnya, terutama di mata, kulit, dan hati. Maka itu harus disiapkan dengan hati-hati untuk menghilangkan bagian-bagian beracun tersebut dan tidak mencemari dagingnya.
Pada periode tertentu dalam sejarah Jepang, rempah ini dilarang. Dan hingga hari ini, ini adalah satu-satunya hidangan yang tidak boleh dimakan oleh Kaisar Jepang, demi keselamatannya. Meskipun hati dianggap sebagai salah satu bagian yang paling lezat, ia dilarang dari restoran pada tahun 1984, karena merupakan bagian dengan racun paling banyak dari baiacu.
Racun tersebut menghambat saluran natrium, melumpuhkan otot sementara korban tetap sadar. Orang yang diracuni tidak bisa bernapas, meninggal karena asfiksia. Daging fugu memang lezat, tanpa lemak, tanpa rasa yang tajam, dan dengan keputihan yang unik, yang membuat hidangan ini terkenal dan kontroversial.

Preparação e consumo do fugu
Hukum di Jepang secara ketat mengontrol persiapan ikan ini di restoran. Hanya koki yang memenuhi syarat setelah pelatihan tiga tahun atau lebih yang diizinkan untuk menyiapkannya. Diperlukan banyak keterampilan untuk menghilangkan bagian beracun dari ikan tanpa mencemari seluruh dagingnya. Ada begitu banyak racun di hati sehingga koki tidak boleh secara hukum membuangnya ke sampah biasa. Setelah diambil, organ tersebut harus ditempatkan di ruang tertutup dan terisolasi. Perusahaan khusus mengumpulkan hati dan membakarnya.
Hanya setelah proses ini dan mencuci daging dengan sangat baik, koki mulai menyiapkannya. Fugu disajikan terutama dengan sashimi dan chirinabe. Tapi juga bisa disajikan dalam salad, seperti churrasquinho dan bahkan direbus. Yang menarik adalah koki tidak bisa menghilangkan toksin sepenuhnya, tetapi menguranginya. Pelanggan merasakan efek seperti euforia dan sensasi kesemutan. Meski begitu, daging ikan dikatakan memiliki rasa yang lezat dan halus. Hidangan biasanya berharga antara 2.000 dan 5.000 yen.

Curiosidades sobre o prato de baiacu
- Antara 1996 dan 2006, dilaporkan 30 keracunan oleh Fugu di Jepang. Sebagian besar korban adalah nelayan, yang tidak menyiapkannya dengan cara yang benar;
- Ikan ini dianggap sebagai vertebrata kedua paling beracun di dunia, hanya kalah dari katak yang ditemukan terutama di Kolombia;
- Tidak ada antidot untuk racun baiacu;
- Zat beracun tidak diproduksi oleh baiacu, tetapi oleh bakteri yang menempel pada ikan;
- Hanya dua gram racun baiacu mampu membunuh seseorang;
- Beberapa baiacu bisa hidup di air tawar maupun asin;
- Jumlah total racun yang ditemukan pada satu ikan mampu mencapai hingga 30 orang secara fatal;
- Zat racun tidak diproduksi oleh ikan itu sendiri, tetapi oleh bakteri yang menempel pada mereka;
Apakah Anda berani memakan hidangan apa pun yang dibuat dengan fugu? Beri tahu kami di komentar dan bagikan dengan teman-teman. Tim dari Ciência Maluca do Himalaia memiliki kesempatan untuk mencoba fugu, mari kita tonton video pengalaman di bawah ini:
- Sushi – curiosidades sobre este alimento japonês
- Nori – Tudo sobre a famosa alga utilizada no sushi
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar